PORTALBERITA.CO.ID - Umat Muslim di Kota Semarang kini memasuki hari ke-12 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Senin, 2 Maret 2026. Penentuan waktu ibadah yang akurat menjadi sangat krusial bagi masyarakat yang sedang menjalankan kewajiban puasa di ibu kota Jawa Tengah ini. Pemerintah melalui otoritas terkait telah merilis panduan waktu agar pelaksanaan ibadah berjalan dengan tertib dan tepat waktu.
Berdasarkan rilis resmi, jadwal imsakiyah untuk wilayah Semarang pada tanggal tersebut mengacu pada data dari Kementerian Agama RI. Waktu imsak ditetapkan tepat sepuluh menit sebelum azan Subuh berkumandang sebagai penanda dimulainya pantangan makan dan minum. Sementara itu, momen yang paling dinantikan yakni berbuka puasa akan dimulai saat matahari terbenam atau ketika azan Maghrib terdengar.
Penyusunan jadwal ini dilakukan secara sistematis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag untuk seluruh wilayah Indonesia. Situs resmi bimasislam.kemenag.go.id menjadi rujukan utama bagi warga yang ingin memantau pergerakan waktu salat dan imsakiyah secara akurat. Data tersebut mencakup seluruh rangkaian waktu salat lima waktu mulai dari Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, hingga Isya.
Jadwal imsakiyah yang telah diolah ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengatur aktivitas harian selama bulan suci. Kemenag memastikan bahwa sinkronisasi waktu dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kekeliruan dalam penentuan awal dan akhir waktu puasa. Informasi ini juga telah disebarluaskan melalui berbagai platform media digital untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kota Semarang.
Sebagai bagian dari rukun puasa, setiap individu diwajibkan untuk membaca niat sebelum memulai ibadah pada esok harinya. Lafaz niat "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala" menjadi pengingat komitmen spiritual seorang hamba. Dengan melafalkan niat tersebut, seorang Muslim secara resmi mendedikasikan puasanya hanya demi mengharap rida dari Allah SWT.
Saat waktu berbuka tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dan membaca doa sebagai bentuk rasa syukur. Doa "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin" merupakan salah satu bacaan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Melalui doa ini, umat memohon agar keberkahan dari rezeki yang dikonsumsi saat berbuka senantiasa menyertai mereka.
Ketersediaan jadwal yang terperinci ini diharapkan dapat membantu warga Semarang dalam meningkatkan kualitas ibadah mereka di pertengahan bulan Ramadhan. Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi jadwal salat melalui kanal-kanal resmi yang tersedia. Kedisiplinan dalam mengikuti waktu imsak dan berbuka menjadi kunci utama dalam meraih kesempurnaan ibadah puasa di tahun 2026 ini.
Sumber: Infonasional