PORTALBERITA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengambil langkah proaktif dengan menyebarkan peringatan dini kepada seluruh masyarakat ibu kota. Langkah ini diambil menyikapi potensi adanya fenomena cuaca ekstrem yang mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Peringatan spesifik tersebut merujuk pada periode waktu yang rentan terhadap potensi gangguan cuaca buruk, yakni mulai tanggal 20 hingga 24 Mei 2026 mendatang. Informasi ini penting agar warga dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah mitigasi yang diperlukan.

Dasar utama dari peringatan dini yang dikeluarkan oleh BPBD DKI Jakarta ini adalah data dan analisis prakiraan cuaca yang telah dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kredibilitas data BMKG menjadi landasan utama dalam menetapkan status kewaspadaan wilayah.

BMKG memproyeksikan bahwa dalam rentang waktu yang disebutkan, wilayah Jakarta dan sekitarnya berpotensi mengalami curah hujan dengan intensitas yang bervariasi. Intensitas hujan yang diprediksi ini berkisar antara sedang hingga lebat di beberapa titik lokasi strategis.

Dilansir dari INFOTREN.ID, BPBD DKI Jakarta menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi dampak dari cuaca buruk tersebut. Hal ini merupakan bagian dari upaya pencegahan bencana berbasis komunitas.

"Peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda wilayah ibu kota dan daerah sekitarnya telah dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta," ujar Kepala BPBD DKI Jakarta.

Informasi yang disampaikan oleh BPBD secara tegas menyebutkan bahwa fokus peringatan ini mencakup periode waktu mulai tanggal 20 hingga 24 Mei 2026 mendatang. Ini memberikan jendela waktu yang jelas bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Lebih lanjut, dasar ilmiah dari peringatan ini ditegaskan oleh sumber prakiraan cuaca resmi di Indonesia. "Informasi mengenai potensi cuaca buruk ini didasarkan pada data dan prakiraan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)," kata Juru Bicara BMKG.

Proyeksi dari lembaga resmi tersebut mengindikasikan adanya potensi signifikan. "BMKG memproyeksikan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa titik Jakarta," tambah pejabat BMKG tersebut.