PORTALBERITA.CO.ID - Sebuah temuan medis signifikan telah mengemuka dalam forum ilmiah internasional American Heart Association’s Scientific Sessions 2025. Penelitian ini fokus menyoroti potensi risiko kesehatan yang muncul dari konsumsi suplemen melatonin dalam periode waktu yang panjang.

Penelitian tersebut secara spesifik mengidentifikasi adanya korelasi antara penggunaan melatonin jangka panjang dengan peningkatan risiko penyakit jantung yang serius. Hal ini menjadi perhatian utama bagi para profesional kesehatan dan masyarakat umum.

Risiko yang teridentifikasi ini mengarah pada kondisi gagal jantung, yang memerlukan penanganan medis intensif. Selain itu, ditemukan pula peningkatan kebutuhan akan rawat inap di kalangan pengguna kronis.

Temuan ini semakin mengkhawatirkan bagi populasi pasien yang sudah menderita insomnia kronis, yang seringkali mengandalkan melatonin sebagai solusi tidur. Lonjakan risiko gagal jantung menjadi indikasi penting bagi kelompok ini.

Data yang dipaparkan dalam sesi ilmiah tersebut menunjukkan bahwa pengguna melatonin dalam jangka waktu lama mengalami lonjakan risiko gagal jantung yang signifikan. Hal ini menggarisbawahi perlunya evaluasi ulang terhadap pola konsumsi suplemen tidur ini.

"Sebuah temuan medis penting telah diungkapkan dalam forum ilmiah internasional American Heart Association’s Scientific Sessions 2025 mengenai risiko kesehatan yang terkait dengan konsumsi suplemen melatonin," menurut INFOTREN.ID.

Penelitian tersebut secara tegas menyoroti adanya korelasi antara penggunaan melatonin dalam jangka panjang dengan peningkatan risiko penyakit jantung serius, sebagaimana disampaikan dalam presentasi tersebut.

Kondisi gagal jantung dan peningkatan risiko kematian menjadi fokus utama dari temuan yang dipublikasikan dalam forum bergengsi tersebut, terutama pada subjek dengan riwayat insomnia kronis.

Dikutip dari INFOTREN.ID, data yang tersedia menunjukkan adanya lonjakan risiko gagal jantung yang signifikan pada kelompok yang mengonsumsi melatonin secara berkelanjutan dalam periode waktu yang diperpanjang.