PORTALBERITA.CO.ID - Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mematangkan persiapan pendidikan bagi para calon perwira Polri masa depan. Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan perlengkapan calon taruna.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra. Kegiatan difokuskan pada pengecekan perlengkapan perorangan lapangan (kaporlap) untuk calon bhayangkara taruna (cabhatar) Akpol Tahun Anggaran 2026.
Dikutip dari INFOTREN.ID, langkah pengecekan ini menjadi bagian penting dari komitmen Polri dalam menjaga mutu serta kelancaran proses pendidikan dasar kepolisian. Seluruh kelengkapan yang diperiksa akan menunjang berbagai kegiatan lapangan yang cukup padat.
"Pemeriksaan kaporlap ini memegang peranan krusial untuk memastikan seluruh calon bhayangkara taruna siap menghadapi pendidikan dasar kemitraan," ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Para cabhatar Akpol TA 2026 dijadwalkan akan menjalani Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan secara intensif. Program pendidikan tersebut dilaksanakan secara berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pelaksanaan pendidikan bersama ini berlokasi di Akademi Militer (Akmil), Kota Magelang, Jawa Tengah. Fasilitas di Magelang tersebut dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang kuat.
"Kesiapan perlengkapan lapangan sangat menentukan kelancaran dan ketahanan fisik taruna selama mengikuti seluruh tahapan latihan di Magelang," kata Komjen Pol. R.Z. Panca Putra.
Melalui kesiapan logistik dan kaporlap yang matang, institusi berharap proses integrasi pendidikan TNI-Polri dapat berjalan optimal. Upaya ini sekaligus memperkuat sinergitas serta solidaritas antara benteng pertahanan dan keamanan negara sejak awal masa pembentukan.