PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini tengah aktif mencari solusi terbaik untuk mempercepat perbaikan infrastruktur publik. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

Langkah cepat ini diambil menyusul kondisi fasilitas penyeberangan tersebut yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera. Dikutip dari BISNISMARKET.COM, upaya revitalisasi ini menjadi prioritas demi menjamin keselamatan para pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.

Untuk mempercepat realisasi proyek, pihak pemerintah daerah tidak lagi mengandalkan anggaran konvensional. Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mengkaji secara mendalam opsi pendanaan alternatif yang melibatkan pihak swasta.

Keputusan untuk mencari pendanaan non-pemerintah ini didasari oleh kendala waktu yang cukup signifikan. Jika proyek ini sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, prosesnya dinilai akan memakan waktu yang lama.

"Proses penggunaan APBD murni untuk proyek perbaikan ini dinilai tidak memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu dekat karena mekanisme penganggaran yang membutuhkan waktu," ujar pihak Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, skema kerja sama non-APBD menjadi opsi terbaik yang terus dikaji.

"Prioritas utama kami saat ini adalah melakukan revitalisasi secepatnya pada JPO Tendean yang mengalami kerusakan demi keselamatan warga," pungkas pihak Pemprov DKI Jakarta. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi bahaya bagi para penyeberang jalan di kawasan yang padat tersebut.

Melalui skema pendanaan alternatif ini, diharapkan pengerjaan fisik di lapangan dapat segera dimulai tanpa harus menunggu siklus anggaran tahun depan. Kawasan Tendean yang padat lalu lintas sangat membutuhkan kehadiran JPO yang aman guna meminimalkan risiko kecelakaan.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google