PORTALBERITA.CO.ID - Wilayah Gandaria Utara kini tengah mengalami perubahan lanskap kawasan yang cukup signifikan. Daerah yang dulunya memiliki citra sebagai kawasan pemukiman kurang tertata tersebut, saat ini berhasil bertransformasi menjadi kawasan "Desa Digital Hijau 5.0".

Dikutip dari INFOTREN.ID, proses perubahan lingkungan ini merupakan hasil dari visi jangka panjang serta kolaborasi yang kuat antarwarga. Langkah pembenahan kawasan tersebut dipelopori secara langsung oleh pihak pengurus lingkungan tingkat RT setempat.

Inisiatif perubahan besar di kawasan ini digerakkan secara konsisten oleh Ketua RT setempat, Imam Basori. Langkah tersebut diambil sebagai langkah nyata untuk mengubah persepsi publik terhadap kondisi wilayahnya yang sebelumnya dinilai tertinggal.

"Langkah pembenahan ini didorong oleh tekad bulat untuk mengubah pandangan masyarakat luas terhadap citra lingkungan kami," ujar Imam Basori.

Melalui serangkaian program pembenahan, pengurus RT bersama warga mulai merancang tata kelola lingkungan berbasis teknologi dan penghijauan. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemukiman yang ramah lingkungan.

Penerapan konsep hijau yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital terus dioptimalkan dalam kegiatan kemasyarakatan sehari-hari. Pendekatan berbasis inovasi ini terbukti mampu mendongkrak kualitas tata ruang dan kenyamanan hidup warga lokal.

"Kami ingin membuktikan bahwa daerah yang kerap dianggap tertinggal sebenarnya mampu meraih kemajuan pesat melalui sentuhan inovasi dan kerja sama seluruh warga," kata Imam Basori.

Kini, kawasan Gandaria Utara tampil dengan wajah baru yang lebih bersih, asri, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi modern. Keberhasilan transformasi swadaya ini diharapkan dapat menjadi rujukan dan inspirasi bagi penataan pemukiman padat lainnya.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google