PORTALBERITA.CO.ID - Insiden tragis baru-baru ini mengguncang komunitas pendakian ekstrem di Yaman dengan jatuhnya seorang figur pendaki lokal yang sangat dihormati. Sosok pendaki ini dikenal luas karena kemampuan luar biasa dalam menaklukkan medan paling curam dan berbahaya.
Pendaki yang menjadi sorotan dalam berita duka ini memiliki julukan spesifik di kalangan rekan-rekannya, yaitu 'Spider-Man' Yaman. Julukan tersebut menggambarkan keahliannya yang nyaris supernatural dalam memanjat formasi batuan vertikal.
Peristiwa nahas yang merenggut nyawanya terjadi pada hari Jumat, tepatnya tanggal 12 Juni. Saat itu, sang pendaki sedang melaksanakan salah satu aksi menantang alam yang kerap ia lakukan di wilayah pegunungan.
Kecelakaan fatal tersebut dipicu oleh situasi kritis di mana sang pendaki kehilangan pijakan yang kokoh. Momen kritis itu terjadi ketika ia tengah berjuang keras menaklukkan jalur pendakian yang dikenal sangat terjal dan berbahaya.
Jalur pendakian di kawah gunung berapi aktif tersebut memang terkenal memiliki risiko tinggi, menjadikannya tantangan pamungkas bagi para pemanjat profesional. Kehilangan pijakan sesaat dalam kondisi ekstrem tersebut berujung pada tragedi yang tak terhindarkan.
Dikutip dari INFOTREN.ID, insiden ini menjadi berita duka yang mendalam bagi seluruh pegiat alam bebas di Yaman. Kehilangan sosok ikonik seperti 'Spider-Man' Yaman meninggalkan kekosongan besar dalam dunia pendakian ekstrem di negara tersebut.
"Sebuah insiden duka menyelimuti komunitas pendakian ekstrem di Yaman menyusul jatuhnya seorang figur pendaki lokal yang sangat terkenal," demikian disampaikan oleh sumber berita mengenai peristiwa tersebut.
Lebih lanjut, sumber tersebut menjelaskan tentang keahliannya yang membuat ia mendapatkan julukan tersebut. "Pendaki tersebut dikenal luas dengan julukan 'Spider-Man' Yaman karena keahliannya dalam menaklukkan medan vertikal yang ekstrem," ujar perwakilan komunitas.
Peristiwa jatuhnya pendaki tersebut terjadi ketika ia sedang berupaya menaklukkan jalur yang sangat curam. "Peristiwa nahas tersebut dipicu oleh hilangnya pijakan saat ia tengah berupaya menaklukkan jalur pendakian yang sangat berbahaya dan curam," jelas sumber terkait insiden tersebut.