PORTALBERITA.CO.ID - Sebuah insiden tragis mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari Rabu, tepatnya tanggal 8 Juli 2026. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam setelah merenggut tiga nyawa warga sipil tak berdosa.

Peristiwa naas tersebut berawal dari penemuan benda berbahaya yang ternyata merupakan proyektil mortir jenis 81 komando. Benda peninggalan militer tersebut ditemukan oleh para korban di lokasi kejadian beberapa waktu sebelum meledak.

Kematian tiga warga sipil ini disebabkan oleh ledakan tak terduga yang dipicu oleh benda berbahaya tersebut. Ledakan tersebut terjadi setelah para korban berinteraksi atau mencoba memindahkan proyektil mortir yang mereka temukan.

Dikutip dari INFOTREN.ID, peristiwa menyedihkan ini secara spesifik mengguncang Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari Rabu, 8 Juli 2026. Insiden ini mengakibatkan hilangnya tiga nyawa warga sipil akibat ledakan benda berbahaya.

Lebih lanjut, penyebab utama kecelakaan fatal ini adalah ledakan dari sebuah proyektil mortir dengan spesifikasi jenis 81 komando. Benda tersebut diduga merupakan sisa-sisa atau peninggalan aktivitas militer di area tersebut.

Para korban yang belum diketahui identitasnya secara rinci, menemukan proyektil mortir tersebut di lokasi kejadian sebelum akhirnya memicu ledakan. Penemuan barang berbahaya ini berakhir dengan konsekuensi fatal bagi mereka.

"Sebuah peristiwa menyedihkan mengguncang Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari Rabu, 8 Juli 2026," sebagaimana dikutip dari INFOTREN.ID.

"Insiden ini mengakibatkan hilangnya tiga nyawa warga sipil akibat ledakan benda berbahaya," tambah INFOTREN.ID dalam pemberitaannya.

Peristiwa naas tersebut dipicu oleh penemuan dan ledakan tak terduga dari sebuah proyektil mortir jenis 81 komando. Hal ini mengonfirmasi bahwa benda peninggalan militer itulah yang menjadi sumber ledakan.