PORTALBERITA.CO.ID - Aktivitas domestik di dalam rumah ternyata memiliki korelasi erat dengan perkembangan karier seseorang di dunia kerja. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Fauzan yang menyoroti pentingnya kebiasaan sederhana tersebut bagi para profesional.
Menurutnya, kegiatan sehari-hari yang sering dianggap sepele kini mulai dipandang sebagai fondasi penting dalam membentuk karakter pekerja yang tangguh. Salah satu contoh nyata yang ia kemukakan adalah kebiasaan merapikan dan membersihkan tempat tinggal secara teratur.
Dikutip dari INFOTREN.ID, kebiasaan menata lingkungan rumah secara konsisten dipercaya mampu melatih kepekaan seseorang dalam mengelola berbagai hal. Aktivitas fisik yang sederhana ini secara tidak langsung melatih otak untuk bekerja secara lebih sistematis dan terstruktur.
"Kebiasaan menata dan membersihkan lingkungan tempat tinggal secara konsisten dapat membentuk pola pikir dan keterampilan yang sangat berharga," kata Dirjen Fauzan. Menurut beliau, proses ini menjadi latihan mental harian yang berdampak positif pada produktivitas kerja.
Keterampilan yang didapatkan dari aktivitas domestik ini mencakup kemampuan organisasi yang baik, terutama dalam menyusun skala prioritas kerja. Selain itu, kebiasaan ini juga sangat efektif untuk melatih ketelitian seseorang terhadap detail-detail kecil di lingkungan sekitarnya.
"Hal ini mencakup kemampuan organisasi, prioritisasi tugas, serta perhatian terhadap detail," ujar Dirjen Fauzan. Langkah-langkah kecil di rumah tersebut dipercaya mampu mempersiapkan mental seseorang sebelum menghadapi tantangan profesional yang lebih besar di kantor.
Bagi para pekerja, memulai hari dengan membereskan tempat tidur dapat menjadi langkah awal yang positif sebelum menghadapi tekanan pekerjaan. Pola hidup yang rapi di rumah dinilai akan tecermin dalam cara seseorang menyelesaikan tanggung jawab profesionalnya secara efisien.
Dengan demikian, kesuksesan karier tidak selalu dimulai dari langkah-langkah besar, melainkan dari kedisiplinan kecil di ruang pribadi. Rutinitas sederhana ini diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat luas sebagai solusi praktis untuk meningkatkan kualitas kerja mereka.