PORTALBERITA.CO.ID - Sebuah survei terbaru telah mengungkap jurusan-jurusan perguruan tinggi yang paling sering menimbulkan penyesalan bagi para lulusannya setelah mereka memasuki dunia kerja. Hasil survei ini memberikan gambaran penting mengenai kesenjangan antara ekspektasi akademik dan realitas profesional.

Secara mengejutkan, program studi Jurnalisme menempati posisi paling atas dalam daftar bidang ilmu yang paling disesali oleh para alumni. Temuan ini mengindikasikan adanya tantangan signifikan dalam industri media atau prospek karir pasca-kelulusan jurusan tersebut.

Survei ini dilakukan oleh lembaga riset independen dan melibatkan ribuan responden lulusan dari berbagai universitas di Indonesia. Penyelenggaraan survei ini bertujuan untuk memetakan tingkat kepuasan karir berdasarkan latar belakang pendidikan formal mereka.

Salah satu temuan kunci yang diungkapkan adalah bahwa lulusan Jurnalisme merasa bahwa kurikulum yang mereka jalani tidak sepenuhnya relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Hal ini menjadi salah satu pemicu utama rasa tidak puas tersebut.

"Jurusan Jurnalisme menduduki posisi teratas sebagai program studi yang paling banyak disesali oleh para lulusan," ujar salah satu perwakilan dari lembaga survei tersebut.

Selain Jurnalisme, beberapa jurusan lain yang juga masuk dalam kategori penyesalan tinggi umumnya adalah bidang-bidang yang membutuhkan adaptasi cepat terhadap teknologi atau memiliki persaingan kerja yang sangat ketat.

Dikutip dari hasil riset tersebut, penyesalan ini seringkali berakar pada isu kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di kampus dengan tuntutan dunia industri yang terus berubah. Hal ini mendorong perlunya evaluasi mendalam terhadap relevansi kurikulum.

Lembaga riset tersebut menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk terus melakukan pembaruan materi ajar agar lulusan siap menghadapi tantangan profesional. "Perlu adanya sinkronisasi kurikulum pendidikan tinggi dengan perkembangan industri yang dinamis," kata perwakilan tersebut.

Survei ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi calon mahasiswa yang sedang menimbang pilihan jurusan, sekaligus mendorong institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi program studi mereka.