JAKARTA – Penemuan perangkat pelacak bernama PBX Finder pada kendaraan yang digunakan mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2025, Tiyo Ardianto, memicu kehebohan di media sosial. Perangkat tersebut ditemukan setelah Tiyo mengikuti aksi demonstrasi di kawasan Gejayan, Yogyakarta.

Hingga kini, belum ada hasil investigasi resmi yang dapat memastikan siapa pemasang perangkat tersebut, sejak kapan alat itu terpasang, maupun motif di baliknya. Kondisi ini menyebabkan berbagai narasi berkembang di ruang publik, sehingga berbagai pihak mengingatkan publik untuk memilah antara dugaan, opini, dan fakta terverifikasi.

Kronologi Penemuan Perangkat

Tiyo Ardianto pertama kali mengungkap temuan ini melalui unggahan video di media sosial. Ia menjelaskan bahwa keberadaan perangkat pelacak itu diketahui setelah muncul notifikasi pada ponselnya.

"Saya tahu ini karena muncul di notifikasi ponsel saya. Kemudian tadi kita cari, dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan," ujar Tiyo dalam video, yang juga dikutip oleh sejumlah media.

Dalam kutipan lain, Tiyo mengatakan, "Sepulang dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting: sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya."

Temuan ini segera memicu spekulasi luas di media sosial, terutama karena terjadi tidak lama setelah aksi demonstrasi yang diikutinya.

Belum Ada Bukti Resmi Mengenai Pemasang

Meskipun kasus ini menjadi perbincangan hangat, aparat penegak hukum belum merilis keterangan resmi atau hasil pemeriksaan forensik terkait identitas pemasang perangkat.