PORTALBERITA.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taringnya dengan ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut berhasil melonjak sebesar 1,1 persen hingga kembali menembus level psikologis di atas 6.100 poin.
Perjalanan IHSG untuk mencapai zona hijau hari ini tidaklah mudah karena sempat mengalami tekanan hebat di awal sesi. Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, indeks bahkan sempat memerah sebelum akhirnya berbalik arah menjelang akhir perdagangan.
Kenaikan tajam ini didorong oleh aksi borong yang dilakukan para investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar (jumbo) dan sektor energi. Momentum pemulihan yang kuat di akhir sesi menjadi motor utama penguatan indeks hari ini.
Dikutip dari BISNISMARKET.COM, pergerakan IHSG yang fluktuatif ini mencerminkan dinamika pasar yang sangat dinamis namun tetap memiliki fundamental yang kokoh. Para pelaku pasar memanfaatkan momentum koreksi di pagi hari untuk melakukan akumulasi beli.
Menyikapi fluktuasi pasar yang cepat seperti ini, para investor ritel disarankan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan di awal sesi perdagangan. Mengamati arah pergerakan pasar hingga pertengahan hari dapat menjadi solusi praktis untuk menghindari kepanikan jual (panic selling).
Selain itu, mengoleksi saham-saham sektor energi dan saham berkapitalisasi besar yang berfundamental kuat dapat menjadi pilihan investasi yang aman. Saham-saham jenis ini terbukti lebih tangguh dan cepat pulih saat pasar mengalami tekanan jangka pendek.
Langkah praktis lainnya adalah menerapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil pembelian secara berkala. Strategi ini sangat efektif untuk meminimalisasi risiko volatilitas pasar dan mengoptimalkan potensi keuntungan jangka panjang.