PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan dana besar untuk mempercepat peningkatan kualitas gedung sekolah di seluruh wilayah ibu kota. Langkah strategis ini menjadi solusi praktis dalam menghadirkan ruang belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh siswa.
Anggaran senilai Rp 249 miliar disiapkan secara khusus untuk mendukung program rehabilitasi sekolah sepanjang tahun 2023. Dana ini difokuskan untuk membenahi berbagai gedung sekolah yang membutuhkan tindakan perbaikan mendesak.
Dikutip dari INFOTREN.ID, program pembenahan ini mencakup renovasi fisik ruang kelas secara menyeluruh. Selain itu, pengerjaan juga diprioritaskan pada perbaikan atap yang bocor serta penataan lingkungan di sekitar area sekolah.
"Langkah rehabilitasi ini hadir sebagai solusi jangka panjang guna memastikan seluruh infrastruktur pendidikan memenuhi standar keselamatan," kata pejabat Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Skema penanganan skala prioritas diterapkan agar perbaikan tepat sasaran pada fasilitas yang mengalami kerusakan cukup berat. Salah satu titik yang menjadi perhatian dalam program ini adalah sarana pendidikan di kawasan Kebayoran Lama.
Pembenahan lingkungan sekolah dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang aman, bersih, dan nyaman. Pengawasan teknis juga dilakukan secara berkala agar hasil renovasi bangunan memiliki daya tahan yang baik.
"Sinergi perbaikan gedung ini diharapkan mampu memberikan rasa tenang kepada orang tua murid serta para tenaga pengajar," ujar pengelola program renovasi.
Dengan merealisasikan anggaran tersebut, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menekan risiko bahaya akibat kerusakan fisik bangunan sekolah. Pemantauan sarana pendidikan secara rutin terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi berkelanjutan.