PORTALBERITA.CO.ID - Persaingan sengit di pasar ponsel pintar global kembali menunjukkan dinamika baru pasca dirilisnya temuan survei kepuasan pelanggan terbaru. Studi ini secara spesifik menyoroti perubahan posisi antara dua pemain utama industri teknologi, yakni Samsung dan Apple.
Perubahan signifikan ini terungkap dalam publikasi American Customer Satisfaction Index (ACSI) edisi 2026, khususnya pada segmen Telecommunication, Cell Phone, and Smartwatch Study 2026. Survei tahunan ini menjadi tolok ukur penting mengenai persepsi konsumen terhadap layanan dan produk perangkat seluler.
Hasil survei tersebut menegaskan bahwa Samsung kini menduduki peringkat teratas dalam hal kepuasan pelanggan. Pencapaian ini menandai pergeseran penting dalam peta persaingan merek ponsel pintar global.
Samsung berhasil mencatatkan skor kepuasan pelanggan yang impresif, mencapai angka 81 dalam indeks penilaian tersebut. Skor ini menempatkan produsen asal Korea Selatan itu di posisi puncak klasemen sementara tahun 2026.
Sementara itu, Apple yang sebelumnya mendominasi kini harus puas menempati posisi kedua dalam survei kepuasan pelanggan tersebut. Merek teknologi asal Amerika Serikat ini mencatatkan skor yang sangat kompetitif, yaitu 80.
Hasil ini merupakan sebuah pembalikan signifikan karena pada periode penilaian tahun sebelumnya, kedua perusahaan raksasa teknologi tersebut tercatat memiliki skor yang sama. Periode imbang tersebut kini telah berakhir dengan keunggulan tipis bagi Samsung.
Dilansir dari INFOTREN.COM, studi ini secara eksplisit menunjukkan bahwa Samsung berhasil memimpin dalam hal kepuasan konsumen di industri ponsel pintar tahun ini. "Samsung berhasil mencatatkan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi, mengungguli Apple yang berada di posisi kedua," demikian disebutkan dalam analisis ACSI.
Data yang disajikan oleh ACSI dalam Telecommunication, Cell Phone, and Smartwatch Study 2026 mengonfirmasi bahwa Samsung meraih skor kepuasan pelanggan sebesar 81. "Sementara itu, Apple menempati urutan kedua dengan skor 80," tegas dokumen survei tersebut.
Perubahan skor ini mengindikasikan bahwa strategi Samsung dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan kualitas produk telah diterima dengan baik oleh pasar. Hasil ini juga mengakhiri periode imbang yang terjadi antara kedua raksasa teknologi tersebut pada tahun sebelumnya.