PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kini tengah mengambil langkah progresif untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional. Bupati Sidoarjo, Subandi, secara konsisten mendorong percepatan kepemilikan sertifikat halal bagi seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Inisiatif ini dipandang sebagai instrumen vital dalam menjamin kualitas serta keamanan konsumsi bagi masyarakat luas.
Komitmen serius tersebut dibahas secara mendalam dalam agenda audiensi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur. Pertemuan strategis ini berlangsung di Pendopo Delta Wibawa pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026. Melalui diskusi tersebut, pemerintah daerah merumuskan langkah konkret untuk mempermudah akses legalitas produk bagi para pengusaha kecil.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi kawasan industri halal Safe n Lock yang terus berkembang. Kehadiran pusat industri ini menjadi bukti nyata bahwa Sidoarjo memiliki infrastruktur pendukung yang mumpuni untuk ekosistem halal. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Ia menegaskan bahwa program sertifikasi produk sejatinya sudah berjalan secara rutin melalui Dinas Pertanian setempat. Namun, Subandi menekankan perlunya penguatan mekanisme agar jangkauan program tersebut bisa lebih luas dan efektif. Hal ini krusial untuk memastikan tidak ada pelaku usaha yang tertinggal dalam proses standarisasi produk mereka.
Sinergi antar perangkat daerah dinilai menjadi kunci utama dalam mencapai target jaminan produk halal secara menyeluruh. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi yang seringkali dikeluhkan oleh para pelaku UMKM. Jika integrasi ini berjalan lancar, daya saing produk lokal Sidoarjo diprediksi akan meningkat signifikan di mata konsumen global.
Pemerintah daerah terus berupaya memastikan bahwa setiap komoditas yang beredar di masyarakat telah memenuhi standar syariah dan kesehatan. Upaya ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi hak-hak konsumen di Sidoarjo. Dengan label halal yang valid, kepercayaan publik terhadap produk UMKM lokal akan semakin kokoh dan terjaga.
Target ambisius ini diharapkan dapat tercapai tepat sasaran melalui pengawasan yang ketat dan pendampingan yang berkelanjutan. Bupati Subandi optimistis bahwa percepatan sertifikasi ini akan menjadi pondasi kuat bagi kebangkitan ekonomi daerah. Langkah strategis ini sekaligus memposisikan Sidoarjo sebagai salah satu garda terdepan dalam pengembangan industri halal di Indonesia.
Sumber: Portal7