JAKARTA – Pemerintah Indonesia memberikan respons tegas terkait polemik keikutsertaan RI dalam forum Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang viral di media sosial. Melalui Kantor Staf Presiden (KSP), pemerintah menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari strategi diplomasi untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Klarifikasi ini muncul menyusul beredarnya video di platform TikTok dari akun @sarmini2359 yang menampilkan pernyataan Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi. Dalam unggahan tersebut, Ridho menyerukan agar Indonesia segera keluar dari Board of Peace. Forum ini disebut-sebut berkaitan dengan inisiatif politik luar negeri yang pernah didorong oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sehingga memicu tudingan publik bahwa posisi Indonesia mulai bergeser mendekati kepentingan AS dan Israel.

Namun, KSP menekankan bahwa posisi Indonesia tetap konsisten pada prinsip solusi damai dan hak kedaulatan rakyat Palestina. Partisipasi Indonesia dalam forum tersebut justru bertujuan untuk mengawal agenda perdamaian di Gaza agar tetap berpihak pada keadilan internasional.

Rencana Perdamaian Gaza

Berdasarkan penjelasan KSP, forum Board of Peace membahas sejumlah poin krusial terkait masa depan wilayah konflik, di antaranya:
1. Dorongan pembentukan pemerintahan transisi Palestina di Gaza.
2. Percepatan menuju solusi dua negara (two-state solution).
3. Penolakan tegas terhadap pendudukan permanen di wilayah Gaza.
4. Perlindungan warga sipil dan percepatan rekonstruksi wilayah pascakonflik.

“Partisipasi Indonesia bertujuan memastikan proses perdamaian dan rekonstruksi Gaza tetap memperhatikan hak rakyat Palestina,” tulis perwakilan KSP dalam keterangan resminya.

Komitmen Presiden Prabowo Subianto

Senada dengan hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan bahwa setiap keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional akan selalu dievaluasi berdasarkan asas manfaat bagi kepentingan nasional dan perjuangan Palestina. Presiden menyatakan Indonesia tidak akan ragu mengambil langkah diplomatik jika suatu forum tidak lagi sejalan dengan prinsip keadilan.

“Indonesia akan terus mendukung kemerdekaan Palestina dan mendorong perdamaian yang adil,” tegas Presiden Prabowo dalam pernyataan sebelumnya.