BOGOR  – Acer Indonesia menutup rangkaian Gerakan “Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” dengan capaian lebih dari 3 ton limbah elektronik yang berhasil dikumpulkan. Namun, lebih dari sekadar angka, inisiatif ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan edukasi generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sebagai tindak lanjut, Acer Indonesia menanam 2.000 bibit pohon di Sentul Edu Eco Tourism Forest, Bogor, bersama karyawan, mitra bisnis, sekolah, madrasah, serta komunitas peduli lingkungan Seasoldier Indonesia. Penanaman ini menjadi simbol komitmen bersama untuk memulihkan ekosistem sekaligus mengurangi jejak karbon.

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menekankan bahwa keberlanjutan adalah panggilan kolektif. “Keberhasilan ini lahir dari kepedulian banyak pihak. Setiap e-waste yang terkumpul dan setiap pohon yang ditanam adalah bukti nyata bahwa teknologi, tanggung jawab, dan kepedulian bisa berjalan beriringan,” ujarnya, pada Senin, 19 Januari 2026.

Gerakan yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025 ini melibatkan sekolah dan madrasah melalui pelatihan “Dari Sampah Elektronik, Jadi Aksi Heroik”. Sebanyak 250 siswa dibekali pengetahuan tentang dampak e-waste dan praktik pemilahan sampah elektronik, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.

Dengan pendekatan ekonomi sirkular, Acer Indonesia memastikan seluruh e-waste yang terkumpul dikelola oleh mitra resmi agar proses daur ulang berjalan aman dan bertanggung jawab. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperkuat kesadaran publik bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama.*