PORTALBERITA.CO.ID - Sebuah kabar duka menyelimuti rangkaian ibadah haji tahun 2026 setelah ditemukan jenazah seorang jemaah asal Indonesia di Mekah, Arab Saudi. Insiden ini menambah duka di tengah pelaksanaan ritual suci tersebut.
Jemaah yang dimaksud adalah Mohamad Firdaus Akhlan, seorang lansia berusia 72 tahun, yang telah dilaporkan hilang dari rombongannya. Kehilangan ini telah menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan keluarga dan petugas haji.
Pencarian intensif telah dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sejak ia dilaporkan hilang. Jemaah tersebut diketahui tergabung dalam kelompok terbang (kloter) Jakarta-Pondok Gede dengan kode JKG 27.
Informasi mengenai wafatnya almarhum ini baru dapat dikonfirmasi setelah pihak PPIH Arab Saudi melakukan upaya pencarian yang memakan waktu beberapa hari. Proses verifikasi ini cukup memakan waktu dan tenaga.
Peristiwa tragis ini menimpa jemaah tersebut pada tanggal 15 Mei 2026, saat ia dilaporkan tidak berada di tempat seharusnya. Kehilangan jemaah lansia selalu menjadi perhatian utama dalam manajemen operasional haji.
"Tragedi menimpa prosesi ibadah haji tahun 2026 ketika seorang jemaah asal Indonesia ditemukan meninggal dunia di Mekah, Arab Saudi," demikian dikonfirmasi oleh pihak terkait.
Pihak PPIH telah berupaya keras mencari Mohamad Firdaus Akhlan, yang merupakan bagian dari kloter JKG 27. Proses pencarian melibatkan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan jemaah.
Kabar duka ini mengemuka setelah serangkaian upaya pencarian yang telah dilakukan oleh petugas haji di wilayah Mekah. Kehilangan selama sepekan tentu menjadi masa yang sangat berat bagi semua pihak yang terlibat.
Dilansir dari INFOTREN.ID, jemaah yang wafat tersebut bernama Mohamad Firdaus Akhlan, berusia 72 tahun, yang terakhir diketahui hilang sejak tanggal 15 Mei 2026.