PORTALBERITA.CO.ID - Atmosfer riuh Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya menjadi saksi bisu laga pembuka yang penuh drama pada Minggu (26/7). Dalam laga perdana grup Piala Presiden 2026 tersebut, Persija Jakarta harus menerima kenyataan pahit usai ditundukkan oleh sang tuan rumah, Persebaya Surabaya.
Laga ini terasa amat spesial karena menjadi panggung perdana bagi pelatih anyar Macan Kemayoran, Shin Tae Yong. Sosok juru taktik asal Korea Selatan tersebut secara resmi memulai kiprah kepelatihannya bersama skuad ibu kota di ajang pramusim bergengsi ini.
Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi khas persaingan klasik sepak bola Indonesia. Kedua tim saling jual beli serangan untuk mengamankan poin penuh pertama di turnamen tersebut.
Namun, nasib kurang beruntung menghampiri Persija Jakarta di tengah upaya mereka mengendalikan jalannya permainan. Gol tunggal penentu kemenangan Persebaya Surabaya justru tercipta melalui aksi gol bunuh diri yang tidak disengaja oleh pemain Persija.
Keunggulan 1-0 untuk Persebaya bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiupkan oleh wasit. Kekalahan tipis ini membuat langkah awal Shin Tae Yong bersama Persija Jakarta belum berjalan sesuai dengan harapan.
Selain diwarnai oleh momen gol bunuh diri, kepemimpinan wasit di lapangan juga menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut. Performa korps baju hitam itu dinilai memerlukan evaluasi lebih lanjut agar kualitas pertandingan di laga-laga berikutnya dapat semakin membaik.
Meskipun harus memetik hasil yang kurang memuaskan di laga pembuka, perjalanan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026 masih belum berakhir. Hasil pertandingan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih untuk membenahi kedalaman skuad serta strategi permainan.
"Persija Jakarta mengawali partisipasinya di ajang Piala Presiden 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya," Dikutip dari INFOTREN.ID mengenai catatan awal perjalanan tim Macan Kemayoran.