PORTALBERITA.CO.ID - Pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang sangat impresif selama kurun waktu satu bulan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan pada penutupan perdagangan di Jakarta.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI Business, IHSG berhasil menguat sebesar 6,13 persen dalam sebulan. Indeks acuan tersebut resmi mengakhiri sesi perdagangan pada level 6.236,12 pada Jumat (31/7/2026).

Dikutip dari BisnisMarket.com, pergerakan positif ini mencerminkan dinamika transaksi yang makin bergairah di bursa saham domestik. Kenaikan tajam tersebut memberikan sinyal optimistis bagi para pelaku pasar modal.

Tren penguatan IHSG dalam sebulan terakhir ini tidak terlepas dari meningkatnya kepercayaan investor global terhadap perekonomian nasional. Kepercayaan tersebut mendorong maraknya aksi beli atas berbagai saham pilihan di dalam negeri.

Masuknya kembali modal asing menjadi salah satu pendorong utama yang menopang laju IHSG tetap bertahan di zona hijau. Investor luar negeri tercatat secara konsisten melakukan akumulasi pembelian instrumen investasi saham.

Secara keseluruhan, aliran dana asing yang masuk ke pasar saham domestik mencatatkan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp 2,65 triliun. Angka akumulatif ini mencakup seluruh transaksi yang berlangsung di pasar modal Indonesia.

Dampak nyata dari derasnya arus modal masuk ini terlihat pada peningkatan nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI secara keseluruhan. Saat ini, total nilai kapitalisasi pasar di bursa saham nasional telah menembus angka Rp 10.947 triliun.

Peningkatan kapitalisasi pasar tersebut menandai semakin solidnya pondasi pasar modal Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Kondisi ini diharapkan dapat terus memperkuat likuiditas serta daya tarik pasar keuangan dalam negeri.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google