PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah terus memperketat pengawasan distribusi energi nasional guna menjaga stabilitas pasokan di wilayah-wilayah strategis. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui agenda kunjungan kerja jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke Pulau Sumatra.

Dikutip dari Bisnismarket.com, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung melakukan peninjauan lapangan secara langsung di sepanjang kawasan Jalan Lintas Sumatra. Kegiatan pemantauan infrastruktur energi tersebut dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026.

Fokus utama dari kunjungan kerja ini adalah untuk memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat lokal. Selain itu, peninjauan ini juga membidik kelancaran penyaluran bahan bakar jenis baru, yakni Solar B50.

Jalan Lintas Sumatra dipilih menjadi lokasi peninjauan karena perannya yang sangat vital sebagai urat nadi logistik dan transportasi antarprovinsi. Kelancaran pasokan BBM di koridor ini menjadi kunci utama penyokong roda perekonomian kawasan.

Melalui pemantauan langsung di lapangan, pemerintah ingin memastikan bahwa proses pengiriman energi dari fasilitas penyimpanan hingga ke stasiun pengisian berjalan tanpa kendala teknis. Hal ini sekaligus menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi hambatan distribusi.

"Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi Solar B50 serta menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat di kawasan Sumatra tetap aman," kata Yuliot Tanjung.

Penerapan Solar B50 sendiri merupakan bagian dari langkah strategis pengembangan energi ramah lingkungan yang dicanangkan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, kesiapan sarana dan prasarana penyalurannya harus dikawal secara ketat agar dapat melayani kebutuhan publik dengan baik.

Melalui peninjauan ini, Kementerian ESDM berharap seluruh rantai pasok energi di sepanjang jalur utama Sumatra dapat beroperasi secara optimal. Langkah koordinasi berkelanjutan dengan pihak pengelola distribusi energi juga terus ditingkatkan demi keandalan pasokan.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google