PORTALBERITA.CO.ID - Di tengah lanskap ekonomi global yang terus diwarnai ketidakpastian dan perubahan cepat, perekonomian Indonesia menunjukkan tingkat ketahanan yang patut diapresiasi. Kondisi ini menjadi landasan bagi pemerintah untuk menetapkan visi pertumbuhan yang lebih ambisius ke depan.
Pemerintah kini tengah menggodok strategi untuk membawa laju pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai angka fantastis, yaitu 8 persen. Pertanyaan besar yang muncul adalah sejauh mana target ambisius ini dapat direalisasikan dalam peta jalan perekonomian ke depan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi figur sentral yang memaparkan kerangka kerja dan peta jalan untuk mencapai akselerasi ekonomi tersebut. Langkah ini menunjukkan optimisme pemerintah terhadap potensi domestik di tengah tantangan eksternal.
Dilansir dari Bloomberg Technoz pada tanggal 28 Juni, Menkeu Purbaya menyampaikan keyakinannya bahwa target pertumbuhan sebesar 8 persen bukanlah sekadar angan-angan, melainkan sebuah capaian yang sangat mungkin diwujudkan. Hal ini tentu memerlukan dukungan dari berbagai aspek kebijakan.
Ia menekankan bahwa kunci utama untuk mencapai lonjakan pertumbuhan ini terletak pada sinkronisasi dan keterpaduan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki oleh pemerintah. Semua lini kebijakan harus bekerja secara harmonis untuk menghasilkan dampak maksimal.
"Saya yakin target tersebut sangat mungkin dicapai, asalkan seluruh instrumen kebijakan berjalan selaras dan terpadu," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Lebih lanjut, Menteri Purbaya menegaskan bahwa upaya untuk mendorong pertumbuhan hingga level tersebut tidak akan terjadi secara instan atau dalam semalam. Proses pencapaian target ini harus dilakukan secara bertahap dan terencana dengan matang.
Hal ini menggarisbawahi pentingnya konsistensi dalam implementasi program-program ekonomi jangka menengah dan panjang yang telah disusun oleh kementerian terkait. Strategi bertahap ini diharapkan mampu membangun fondasi ekonomi yang lebih kokoh.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, Menteri Purbaya juga menegaskan bahwa upaya ini dilakukan secara bertahap, bukan secara instan. Upaya terstruktur ini menjadi prasyarat agar pertumbuhan yang dicapai berkelanjutan dan tidak menimbulkan gejolak ekonomi baru.