PORTALBERITA.CO.ID - Piala Dunia FIFA 2026 sebentar lagi akan diselenggarakan bersama oleh tiga negara Amerika Utara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Saat ini, persiapan infrastruktur memasuki tahap akhir menjelang perhelatan akbar sepak bola dunia tersebut.

Total sebanyak 16 stadion telah ditetapkan sebagai lokasi resmi untuk menggelar pertandingan-pertandingan krusial dalam turnamen empat tahunan ini. Pembagian venue menunjukkan bahwa Amerika Serikat memegang peranan terbesar dalam kesiapan fasilitas.

Negeri Paman Sam menyumbang sebelas lokasi pertandingan dari total 16 venue yang telah disetujui oleh FIFA. Stadion-stadion di Amerika Serikat ini diklaim telah diperbarui dengan teknologi paling mutakhir demi kenyamanan penonton.

Infrastruktur yang disiapkan memang dirancang untuk menampung antusiasme besar dari penggemar sepak bola yang diperkirakan akan membanjiri setiap laga. Kapasitas penonton yang besar menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan ulang venue.

Namun, muncul sebuah sorotan penting mengenai aspek desain fisik dari beberapa stadion utama yang berlokasi di Amerika Serikat. Isu ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat dan penggemar sepak bola global.

Permasalahan utama yang menjadi perhatian adalah keputusan desain yang menyebabkan beberapa arena pertandingan besar di AS tidak dilengkapi dengan atap pelindung (retractable roof) yang permanen. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai mitigasi cuaca ekstrem.

Dilansir dari BOGORPLUS.ID, isu ini berpusat pada fasilitas fisik beberapa stadion besar di Amerika Serikat yang masih mengandalkan desain terbuka. Keputusan ini kontras dengan klaim dilengkapi teknologi terkini.

Keputusan untuk tidak memasang atap pelindung permanen pada beberapa venue utama tersebut memicu diskusi mengenai kesiapan menghadapi potensi perubahan cuaca selama periode turnamen berlangsung. Hal ini tentu menjadi tantangan operasional tersendiri bagi penyelenggara.

"Isu signifikan terkait fasilitas fisik beberapa stadion utama di Negeri Paman Sam berpusat pada keputusan desain yang membuat beberapa arena pertandingan besar tidak dilengkapi dengan atap pelindung permanen," demikian disampaikan oleh sumber berita tersebut mengenai isu desain stadion.