PORTALBERITA.CO.ID - Persidangan kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Pati nonaktif kini memasuki babak baru dengan fokus pada proyek infrastruktur daerah. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mulai mendalami proyek perbaikan jalan yang berada tepat di depan rumah dinas kepala daerah tersebut.

Langkah ini diambil untuk memastikan apakah proyek fasilitas publik tersebut dikerjakan sesuai prosedur atau justru ditunggangi kepentingan pribadi. Jaksa penuntut umum berupaya membongkar dugaan penyimpangan anggaran yang dialokasikan untuk pengerjaan jalan itu.

Sidang yang digelar pekan ini menghadirkan sejumlah saksi kunci dari dinas terkait serta pihak kontraktor. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai mekanisme penunjukan langsung dan pencairan dana proyek.

"Kami ingin melihat apakah ada urgensi khusus atau intervensi langsung dalam penganggaran proyek jalan di depan rumah dinas tersebut," ujar salah satu jaksa penuntut umum di persidangan.

Penyelidikan ini menjadi perhatian publik karena lokasi proyek yang dinilai sangat spesifik dan sarat akan fasilitas istimewa bagi pejabat. Aliran dana yang mengalir ke proyek ini diduga mengalami penggelembungan nilai kontrak dari rencana anggaran awal yang telah ditetapkan.

"Proses pengusulan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah melalui mekanisme rapat koordinasi pembangunan daerah," kata salah seorang saksi dari unsur birokrasi pemerintahan Kabupaten Pati.

Dikutip dari Antara, majelis hakim meminta semua pihak bersikap kooperatif dalam memberikan keterangan demi tegaknya keadilan. Sidang lanjutan dijadwalkan akan kembali digelar pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan ahli konstruksi dan analisis keuangan negara.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google