PORTALBERITA.CO.ID - Langkah Indonesia dalam membangun fondasi industri hijau masa depan kini kian menunjukkan wujud nyatanya. Komitmen tersebut terpotret dari dinamika kerja pemerintah pusat yang terus mempercepat penguatan infrastruktur energi terbarukan.
Suasana di kompleks Istana Kepresidenan menjadi saksi dari penyampaian kabar penting terkait perkembangan industri kendaraan listrik nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi menghadap Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan tingkat tinggi tersebut secara khusus berfokus pada pembahasan progres fasilitas produksi baterai kendaraan listrik di tanah air. Proyek strategis bernilai tinggi ini merupakan buah investasi dari perusahaan manufaktur ternama, Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL).
Perjumpaan antara Menteri ESDM dan Presiden tersebut berlangsung seusai jajaran menteri mengikuti rangkaian agenda rapat terbatas. Pertemuan penting ini digelar di Istana Kepresidenan pada Selasa, 28 Juli 2026, dikutip dari BISNISMARKET.COM.
"Progres pembangunan fasilitas produksi baterai kendaraan listrik hasil kerja sama investasi dengan CATL terus berjalan sesuai dengan tenggat yang direncanakan," kata Bahlil Lahadalia.
"Langkah investasi strategis ini menjadi pilar krusial bagi penguatan serta percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional di masa mendatang," lanjut Bahlil Lahadalia.
Kehadiran fasilitas produksi baterai skala global dari CATL tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju penggunaan energi bersih di tanah air. Inisiatif ini sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama ekosistem EV di tingkat regional.
Laporan komprehensif yang diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto menandaskan sinergi kuat pemerintah dalam mengawal proyek strategis nasional. Industri kendaraan listrik Indonesia pun kini bersiap melangkah lebih jauh menuju era operasional penuh.