PORTALBERITA.CO.ID - Lenovo, yang memegang peran sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, telah mengumumkan langkah strategis untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026â„¢. Langkah ini berfokus pada implementasi platform infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang beroperasi secara near real-time.
Inisiatif teknologi ini dirancang dengan tujuan utama untuk mengoptimalkan distribusi konten video selama turnamen berlangsung. Secara spesifik, teknologi ini akan memastikan siaran melalui Internet Protocol Television (IPTV) dapat disajikan dengan latensi yang sangat rendah.
Hal ini merupakan pelengkap penting dari metode distribusi tradisional, seperti siaran kabel dan satelit yang sudah umum digunakan. Kehadiran platform AI ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman menonton bagi penggemar di seluruh dunia.
Selain fokus pada distribusi video, infrastruktur AI near real-time ini juga memiliki peran krusial dalam mendukung pengambilan keputusan operasional di lapangan. Hal ini penting mengingat skala turnamen yang semakin besar dan kompleks.
FIFA World Cup 2026â„¢ akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah kompetisi sepak bola dunia tersebut. Turnamen ini akan melibatkan tiga negara tuan rumah, menampung 48 tim peserta, dan diproyeksikan menjangkau enam miliar penggemar global.
Untuk mengakomodasi skala masif tersebut, FIFA, mitra penyiaran, dan operator turnamen akan diperkuat oleh lingkungan operasional yang dirancang untuk mencapai performa maksimal. Infrastruktur Lenovo menjadi tulang punggung bagi operasional real-time ini.
Dilansir dari INFOTREN.ID, implementasi teknologi ini memastikan bahwa data dan konten dapat diproses dan didistribusikan hampir seketika, sebuah kebutuhan mendasar bagi siaran olahraga berskala internasional.
"Inisiatif ini bertujuan memastikan distribusi video Internet Protocol Television (IPTV) berlatensi sangat rendah, selain siaran kabel dan satelit tradisional, serta mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih cerdas selama turnamen terbesar dalam sejarah FIFA ini," demikian disampaikan mengenai tujuan utama proyek tersebut.
Lebih lanjut, mengenai skala acara, "Dengan melibatkan tiga negara tuan rumah, 48 tim peserta, dan proyeksi jangkauan enam miliar penggemar global, FIFA, mitra penyiaran, dan operator turnamen akan didukung oleh lingkungan operasional real-time yang dirancang untuk performa maksimal," ujar perwakilan organisasi terkait.