PORTALBERITA.CO.ID - Perjalanan menuju energi bersih di Indonesia kini dapat bermula dari sudut dapur restoran. Limbah cair yang kerap dianggap sebagai masalah lingkungan, kini secara perlahan bertransformasi menjadi solusi energi terbarukan yang sangat potensial. Dikutip dari BisnisMarket.com, langkah inovatif ini menjadi wujud nyata dalam mendukung ketahanan energi nasional di Jakarta.
Upaya tersebut dinilai sangat strategis di tengah dorongan pemerintah untuk menekan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM). Melalui pengelolaan yang terukur, sisa minyak penggorengan tidak lagi terbuang sia-sia melainkan dimanfaatkan menjadi sumber daya bermanfaat.
Inisiatif bernilai hijau ini diwujudkan melalui kolaborasi antara Pizza Hut Indonesia bersama TUKR sebagai mitra pengolah. Kedua pihak bersepakat untuk mengumpulkan serta mengolah limbah minyak goreng bekas menjadi bahan bakar hayati atau biofuel.
Program pengumpulan minyak jelantah tersebut dijadwalkan berlangsung dalam rentang waktu dua tahun, yakni sejak Juni 2024 hingga Juni 2026 mendatang. Selama periode kerja sama ini, target akumulasi minyak bekas yang dikumpulkan diperkirakan mencapai 90 ton.
Secara berkala, pasokan limbah dapur yang terkumpul rata-rata mencapai 3,75 ton pada setiap bulannya. Pengumpulan dalam skala besar ini dilakukan secara konsisten dari jejaring operasional restoran yang tersebar luas.
Jangkauan pengumpulan ini melibatkan sekitar 300 gerai yang mencakup Pizza Hut Delivery (PHD) dan Pizza Hut Ristorante di berbagai kota. Seluruh gerai tersebut berkontribusi aktif memilah limbah sisa produksi mereka agar dapat diolah kembali.
Selain menghasilkan energi alternatif, proses pemanfaatan kembali ini membawa dampak positif yang besar bagi perlindungan ekosistem. Langkah ini mampu mencegah sisa minyak goreng mencemari tanah dan saluran air di lingkungan sekitar.
Inisiatif ini sekaligus menutup celah agar minyak bekas tidak masuk kembali ke rantai konsumsi masyarakat melalui praktik yang tidak aman. "Pengelolaan limbah secara terintegrasi ini merupakan komitmen untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung transisi energi," ujar perwakilan Pizza Hut Indonesia.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku industri kuliner lain dalam menerapkan praktik bisnis ramah lingkungan. "Pengolahan sisa minyak dapur menjadi biofuel memberikan dampak nyata bagi masa depan energi terbarukan," kata pihak TUKR.