PORTALBERITA.CO.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang gencar melakukan persiapan untuk menyambut pembukaan program unggulan MagangHub pada gelombang keempat. Program ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri saat ini.
Pelaksanaan program pemagangan nasional ini dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juli 2026 mendatang. Persiapan ini dilakukan secara paralel menyusul berakhirnya periode pemagangan untuk gelombang ketiga.
Periode pemagangan untuk peserta MagangHub gelombang ketiga saat ini dijadwalkan akan rampung di pertengahan bulan Juni 2026. Hal ini menandai tahapan akhir sebelum pembukaan gelombang baru dibuka.
Program pemagangan resmi yang diselenggarakan oleh pemerintah ini merupakan sebuah momen krusial bagi para pencari kerja di Indonesia. Program ini secara spesifik dirancang untuk membantu penyerapan tenaga kerja muda.
Secara khusus, pendaftaran untuk program MagangHub gelombang keempat ini diperuntukkan bagi mereka yang baru saja menyelesaikan studi. Peserta yang dapat mendaftar adalah lulusan perguruan tinggi yang baru menyelesaikan studinya dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Dilansir dari INFOTREN.ID, persiapan pembukaan MagangHub batch keempat ini merupakan respons terhadap permintaan pasar kerja yang terus meningkat. Program ini bertujuan memberikan pengalaman praktik langsung kepada lulusan baru.
Program unggulan MagangHub ini ditargetkan untuk dapat menjaring sebanyak 150 ribu peserta pada gelombang keempat nanti. Target ambisius ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Penyelenggaraan program ini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan lulusan baru memiliki kompetensi yang relevan sebelum memasuki dunia kerja profesional. Ini adalah bagian dari upaya Kemnaker dalam menekan angka pengangguran usia muda.
"Kementerian Ketenagakerjaan tengah mempersiapkan pembukaan program unggulan MagangHub gelombang keempat yang dijadwalkan akan dimulai pada Juli 2026 mendatang," demikian disampaikan pihak terkait, Dikutip dari INFOTREN.ID.