PORTALBERITA.CO.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia telah mengumumkan secara resmi pembukaan pendaftaran untuk program Pelatihan Vokasi Nasional Gelombang Kedua Tahun 2026. Inisiatif ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.
Program strategis ini secara spesifik ditujukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, terutama menyasar lulusan dari jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau sederajat. Hal ini sejalan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berevolusi.
Pendaftaran untuk mengikuti program pelatihan ini kini telah resmi dibuka untuk masyarakat umum yang memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh kementerian. Persyaratan utama bagi calon peserta adalah memiliki akun di platform SIAPkerja yang statusnya aktif.
Informasi mengenai dibukanya gelombang kedua pelatihan ini didapatkan melalui unggahan resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI di akun media sosial mereka. Hal ini menjadi konfirmasi resmi bagi publik yang menantikan pembukaan gelombang selanjutnya.
Program Vokasi Nasional ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dan keahlian yang relevan dengan tuntutan industri saat ini. Tujuannya adalah memangkas kesenjangan antara lulusan pendidikan formal dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Syarat utama untuk dapat bergabung dalam program ini adalah kepemilikan akun SIAPkerja yang sudah terverifikasi dan aktif. Calon peserta diharapkan segera mempersiapkan akun mereka sebelum periode pendaftaran ditutup.
"Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi telah membuka pendaftaran untuk program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 tahun 2026," demikian disampaikan melalui unggahan resmi Kemnaker RI di media sosial mereka.
"Program strategis ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia, khususnya bagi lulusan jenjang SMA/SMK atau sederajat," sebut pernyataan tersebut lebih lanjut.
Pendaftaran dibuka untuk masyarakat luas yang telah memiliki akun SIAPkerja yang aktif sebagai syarat utama pendaftaran, menegaskan pentingnya platform digital tersebut dalam proses seleksi.