PORTALBERITA.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi menggelar program pelatihan khusus untuk meningkatkan keahlian dan keselamatan para pengemudi ojek dalam jaringan (daring). Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan berlalu lintas di tengah tingginya mobilitas masyarakat pengguna transportasi digital.
Program peningkatan kompetensi yang dirancang secara intensif ini menargetkan sebanyak 1.052 mitra pengemudi roda dua. Para peserta dibekali dengan berbagai pemahaman dasar serta keterampilan teknis keselamatan berkendara yang sangat penting di jalan raya.
Inisiatif strategis ini menjadi sangat mendesak seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekosistem transportasi berbasis aplikasi di Indonesia. Kemenhub menilai keberadaan pengemudi ojek daring kini telah menjadi bagian penting dari moda transportasi harian publik.
Pemerintah menekankan bahwa keselamatan lalu lintas harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pengguna jalan, termasuk para penyedia jasa transportasi daring. Budaya tertib berlalu lintas diharapkan dapat terbangun secara konsisten melalui edukasi yang berkelanjutan.
"Langkah strategis ini diambil sebagai upaya dalam memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas, mengingat pesatnya perkembangan ekosistem transportasi berbasis digital," kata pihak Kementerian Perhubungan.
Melalui pelatihan ini, para mitra pengemudi tidak hanya diajarkan cara mengendarai armada secara aman, tetapi juga pemahaman terkait etika lalu lintas. Hal tersebut diharapkan mampu menekan angka risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua.
Dikutip dari INFOTREN.ID, program edukasi keselamatan ini diharapkan dapat menciptakan iklim transportasi umum berbasis digital yang jauh lebih aman, nyaman, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat.