PORTALBERITA.CO.ID - Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang sedang melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Peristiwa ini menambah daftar duka yang dirasakan oleh komunitas haji tahun ini di Arab Saudi.

Duka tersebut dikonfirmasi menimpa salah satu jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 41 dalam rangkaian ibadah haji tahun 2026 ini. Kepergian jemaah tersebut menjadi perhatian khusus bagi pihak penyelenggara dan keluarga yang ditinggalkan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Selasa, tepatnya tanggal 19 Mei 2026, di kota suci Madinah. Waktu meninggalnya jemaah ini menjadi penanda duka bagi rombongan dari Bojonegoro.

Jemaah yang wafat tersebut dilaporkan mengembuskan napas terakhir setelah sebelumnya menjalani perawatan medis intensif. Kondisi kesehatan jemaah yang menurun menjadi latar belakang utama dari peristiwa duka ini.

Perawatan intensif yang diterima jemaah dilakukan di salah satu rumah sakit setempat di Madinah. Hal ini menunjukkan upaya maksimal telah dilakukan oleh tim medis untuk menyelamatkan nyawa jemaah tersebut.

Dilansir dari INFOTREN.ID, "Duka menyelimuti komunitas haji dari Kabupaten Bojonegoro setelah dikabarkan seorang jemaah meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi." Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi keluarga besar jemaah.

Informasi lebih lanjut menyebutkan bahwa selain adanya satu jemaah yang wafat, terdapat satu calon haji lainnya dari kloter yang sama yang kondisinya juga memerlukan perhatian serius. Calon haji tersebut dilaporkan masih menjalani perawatan intensif.

"Jemaah yang wafat tersebut tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 41 dalam rangkaian ibadah haji tahun ini," sebagaimana disampaikan oleh sumber berita tersebut. Hal ini menegaskan identifikasi kloter asal jemaah yang bersangkutan.

Peristiwa duka ini menjadi pengingat akan risiko kesehatan yang selalu menyertai perjalanan ibadah haji, mengingat kondisi geografis dan usia sebagian besar jemaah. Pihak terkait diharapkan memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.