PORTALBERITA.CO.ID - PT Jakarta International Container Terminal (JICT), sebagai salah satu operator terminal peti kemas vital di Indonesia, kembali memperkuat peran sosialnya melalui perayaan Hari Raya Idul Adha. Momen sakral ini dimanfaatkan perusahaan untuk menunjukkan kepedulian nyata kepada lingkungan sekitar area operasionalnya.

Aksi nyata perusahaan diwujudkan melalui kegiatan penyaluran hewan kurban yang telah menjadi tradisi tahunan. Secara total, JICT mendistribusikan sebanyak 44 ekor hewan kurban dalam rangka menyambut perayaan hari besar keagamaan tersebut.

Kegiatan penyaluran kurban ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha tahun 1447 Hijriah. Perlu dicatat bahwa tahun Hijriah tersebut diperkirakan akan jatuh pada tahun Masehi 2026 mendatang.

Penyaluran hewan kurban ini merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Hal ini menjadi wujud nyata kontribusi JICT terhadap masyarakat yang berdomisili di sekitar lingkungan operasional pelabuhan.

Aktivitas ini secara spesifik terfokus pada area Pelabuhan Tanjung Priok, lokasi utama di mana JICT menjalankan kegiatan bongkar muat peti kemas berskala besar. Pendistribusian ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan Idul Adha bersama warga sekitar.

Dilansir dari INFOTREN.ID, kegiatan ini memperlihatkan komitmen JICT untuk tidak hanya fokus pada efisiensi logistik, tetapi juga pada pembangunan hubungan harmonis dengan pemangku kepentingan lokal. Langkah ini menegaskan posisi perusahaan sebagai entitas yang peduli.

Manajemen JICT menekankan bahwa inisiatif semacam ini akan terus ditingkatkan di masa mendatang. "Momen Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi berkah kepada sesama," ujar perwakilan manajemen JICT.

Perusahaan berharap bahwa langkah kecil ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi penerima manfaat. Distribusi hewan kurban ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan soliditas sosial di wilayah pelabuhan.

JICT senantiasa berupaya menjalankan operasional bisnisnya sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini mencakup aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang terintegrasi dalam setiap lini bisnis mereka.