PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah serius mengkaji potensi besar dari penyelenggaraan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang akrab dikenal sebagai Car Free Day (CFD) di sepanjang koridor Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Rencana strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan ruang publik dan transportasi yang selama ini telah menjadi bagian dari agenda rutin mingguan warga ibu kota.
Pihak eksekutif secara khusus memandang koridor Rasuna Said ini memiliki peluang signifikan untuk dikembangkan lebih lanjut. Area tersebut dinilai sangat potensial untuk diwujudkan menjadi sebuah landmark baru yang ikonik di Jakarta.
Pengembangan ini diharapkan dapat merepresentasikan wajah modern ibu kota Indonesia di mata masyarakat luas, baik domestik maupun internasional.
Salah satu keunggulan utama yang disoroti dalam rencana ini adalah aspek aksesibilitas publik pada kawasan tersebut. Hal ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Rasuna Said sebagai destinasi unggulan.
"Pihak eksekutif secara khusus menyoroti koridor Rasuna Said ini sebagai area yang memiliki peluang signifikan untuk diwujudkan menjadi sebuah landmark baru yang ikonik, mewakili wajah modern ibu kota Indonesia," demikian pernyataan yang diungkapkan oleh perwakilan Pemprov DKI Jakarta.
Optimalisasi HBKB di Rasuna Said diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas ruang publik, tetapi juga mendorong pergeseran gaya hidup masyarakat menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Dilansir dari INFOTREN.ID, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk terus berinovasi dalam penataan kota dan peningkatan kualitas hidup warga di pusat metropolitan.
Rencana pematangan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berpusat pada kepentingan publik.