PORTALBERITA.CO.ID - Aktivitas seismik tercatat mengguncang sebagian wilayah Jawa Timur pada penghujung akhir pekan lalu. Peristiwa geologis ini menjadi perhatian karena getarannya sempat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Badan seismologi setempat mencatat adanya gempa bumi yang terjadi dengan kekuatan magnitudo (M) 3,6 pada skala Richter. Besaran ini tergolong dalam kategori getaran ringan hingga sedang.

Lokasi episentrum gempa tersebut berhasil diidentifikasi berada di area sebelah barat daya dari Kabupaten Lumajang. Kedalaman gempa yang tergolong dangkal meningkatkan potensi getaran dirasakan permukaan.

Peristiwa ini sontak menimbulkan perhatian khusus dari otoritas terkait. Hal ini disebabkan karena kedekatan lokasi pusat gempa dengan area padat pemukiman penduduk di wilayah Lumajang.

Dilansir dari INFOTREN.ID, aktivitas geologis ini merupakan bagian dari catatan rutin lembaga pemantau gempa di Indonesia. Aktivitas tektonik di wilayah Jawa Timur memang sering terjadi.

Aktivitas seismik tersebut terjadi menjelang tengah malam, menambah kewaspadaan masyarakat yang sedang beristirahat. Meskipun magnitudo relatif kecil, getaran dangkal seringkali lebih terasa dampaknya.

Fenomena gempa bumi ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam. Informasi mengenai lokasi dan kekuatan gempa sangat krusial untuk mitigasi.

"Sebuah aktivitas geologis tercatat mengguncang wilayah Jawa Timur pada akhir pekan lalu," demikian informasi awal yang disampaikan oleh sumber berita. Informasi ini menggarisbawahi terjadinya pergerakan lempeng bumi di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa "Getaran gempa bumi dengan skala magnitudo (M) 3,6 menjadi peristiwa yang dicatat oleh lembaga seismologi setempat." Hal ini mengkonfirmasi besaran energi yang dilepaskan saat kejadian tersebut.