PORTALBERITA.CO.ID - Sebuah persembahan seni busana yang kaya makna tersaji dalam gelaran akbar Face of Indonesia 2026 belum lama ini. Acara tersebut menjadi saksi kolaborasi istimewa antara dua desainer ternama, Migi Rihasalay dan Wisnu Aji.

Kedua perancang mode tersebut sukses memukau seluruh hadirin yang memadati lokasi acara dengan koleksi terbaru mereka. Koleksi yang dipamerkan secara khusus ini diberi tajuk memikat yaitu "Mawar Hitam."

Kolaborasi ini bukan sekadar pameran busana biasa, melainkan penyajian narasi yang mendalam tentang ketahanan jiwa. Tema utama yang diangkat adalah keberanian, perjuangan keras, serta proses yang penuh pengorbanan untuk mencapai sebuah mekaran sejati.

Filosofi kuat yang terkandung dalam tema tersebut berhasil diterjemahkan secara visual oleh Migi Rihasalay dan Wisnu Aji. Setiap helai busana yang melintas di atas runway merefleksikan filosofi yang telah mereka bangun bersama.

Mengenai konsep di balik koleksi tersebut, Migi Rihasalay memberikan penjelasannya secara rinci kepada publik. Ia mengaitkan konsep tersebut dengan pengalaman hidup dan spiritualitas yang mendalam.

"Konsep 'Mawar Hitam yang sedang berdarah' merefleksikan Tuhan yang memberikan banyak ujian, namun di dalamnya tersimpan keberanian untuk menjadi kuat," ujar Migi Rihasalay.

Lebih lanjut, Migi Rihasalay menjelaskan makna dari visualisasi darah yang menyertai simbol mawar hitam tersebut. Simbolisme ini diangkat untuk mengingatkan akan sejarah panjang bangsa.

"Darah yang menyertai simbol mawar hitam tersebut diinterpretasikan sebagai wujud nyata dari perjuangan panjang yang harus dilalui oleh para pejuang bangsa hingga saat ini," tambah Migi Rihasalay.

Perhelatan akbar Face of Indonesia 2026 ini diselenggarakan di kawasan Tangerang Selatan, menjadi momen penting bagi dunia mode Indonesia. Kolaborasi ini menegaskan pentingnya seni sebagai medium bercerita mengenai identitas dan ketangguhan.