PORTALBERITA.CO.ID - Bandara Internasional Juanda Surabaya secara resmi telah menutup rangkaian operasional untuk fase pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 menuju Tanah Suci. Penutupan ini menandai berakhirnya tugas besar bandara dalam melayani pergerakan jamaah dari Embarkasi Surabaya.

Totalitas layanan Bandara Juanda berhasil memberangkatkan sebanyak 44.004 calon jemaah haji yang tersebar di berbagai gelombang keberangkatan. Angka ini menegaskan volume jamaah yang signifikan ditangani oleh fasilitas bandara selama musim haji tahun ini.

Proses keberangkatan ini dilaksanakan secara terstruktur dan bertahap melalui pembagian dalam 116 kelompok terbang atau yang lebih dikenal dengan sebutan kloter. Pembagian kloter yang cermat ini memastikan kelancaran logistik dan jadwal penerbangan.

Fase keberangkatan ini telah dimulai sejak tanggal 22 April 2026 dan berakhir pada tanggal 21 Mei 2026. Rentang waktu satu bulan ini menjadi periode krusial yang dipenuhi dengan aktivitas persiapan dan keberangkatan ribuan jamaah.

Dikutip dari INFOTREN.ID, seluruh tahapan operasional pemberangkatan yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Tidak ditemukan hambatan signifikan yang berarti selama periode krusial tersebut.

Setelah sukses mengantarkan seluruh jamaah, kini fokus utama operasional Bandara Juanda akan segera beralih sepenuhnya. Prioritas baru ini adalah melayani proses kedatangan dan kepulangan seluruh jemaah haji dari Tanah Suci.

Hal ini mengindikasikan bahwa Bandara Juanda siap memasuki fase kedua dari rangkaian operasional haji, yaitu fase penyambutan kepulangan. Persiapan logistik dan sumber daya manusia kini diarahkan untuk menyambut para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah.

Dengan tuntasnya fase keberangkatan, Juanda kini memposisikan diri sebagai gerbang kepulangan yang aman dan nyaman bagi jemaah yang kembali ke Tanah Air. Langkah ini memastikan transisi layanan berjalan mulus dari pemberangkatan ke kedatangan.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google