PORTALBERITA.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah menyelesaikan evaluasi mendalam mengenai penerimaan kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah. Fokus utama evaluasi ini adalah pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Evaluasi tersebut berisi pandangan dan masukan dari para pelaku industri mengenai implementasi kebijakan DSI yang baru ditetapkan. Hasil kajian ini kemudian disampaikan secara resmi kepada pucuk pimpinan negara.
Pertemuan krusial ini dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Pertemuan ini menjadi wadah untuk memperbarui informasi terkini mengenai perkembangan kebijakan ekonomi strategis.
Agenda utama pertemuan tersebut adalah pembaruan informasi kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai implementasi kebijakan pemerintah yang sedang berjalan. Ini termasuk bagaimana sektor industri merespons kebijakan pembentukan DSI.
Airlangga Hartarto secara langsung menyampaikan hasil evaluasi tersebut kepada Presiden Prabowo dalam forum resmi tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara kementerian terkait dan kepala negara.
Dilansir dari BISNISMARKET.COM, Menko Perekonomian menyampaikan bahwa respons dari industri terhadap kebijakan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) secara umum sangat positif.
"Airlangga Hartarto telah menyampaikan hasil evaluasi mengenai penerimaan pelaku industri terhadap kebijakan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) kepada Presiden Prabowo Subianto," sebagaimana disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan yang membahas isu strategis perekonomian ini berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Penetapan waktu ini menunjukkan urgensi pembahasan mengenai kebijakan ekonomi tersebut.
"Agenda utama pertemuan ini adalah pembaruan informasi terkait implementasi kebijakan terbaru pemerintah," demikian disampaikan dalam konteks pertemuan antara Menko Perekonomian dan Presiden.