PORTALBERITA.CO.ID - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya secara resmi mengeluarkan pernyataan tegas mengenai isu yang beredar luas baru-baru ini. Mereka secara menyeluruh menyangkal adanya dugaan intimidasi serius maupun insiden penembakan yang dikaitkan dengan pimpinan tertinggi organisasi.

Peristiwa yang menjadi sorotan publik ini diduga melibatkan Ketua Umum GRIB Jaya, yang inisialnya sering dikaitkan dengan nama Hercules, dan seorang perempuan berinisial F yang berusia 33 tahun. Tuduhan ini mengemuka setelah adanya insiden yang dikabarkan terjadi di lokasi markas besar organisasi tersebut.

Lokasi spesifik dari dugaan kejadian tersebut adalah di kantor pusat GRIB Jaya yang terletak di area Kedoya, Jakarta Barat. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada hari Minggu, tanggal 17 Mei 2026, yang kini menjadi fokus klarifikasi dari pihak DPP GRIB Jaya.

Insiden ini bermula dari kunjungan yang dilakukan oleh saudari F ke kantor pusat GRIB Jaya. F diketahui merupakan putri dari penulis buku ternama, Ahmad Bahar, yang kehadirannya kini menjadi inti dari narasi yang dibantah oleh organisasi tersebut.

Pihak GRIB Jaya mengklaim bahwa kedatangan F ke markas mereka disambut dengan sambutan yang sangat baik dan hangat. Mereka menekankan bahwa tidak ada sama sekali unsur kekerasan atau ancaman yang terjadi selama kunjungan tersebut berlangsung.

Lebih lanjut, organisasi tersebut menyampaikan bahwa proses kepulangan saudari F dari lokasi kejadian, Depok, juga turut mendapatkan pendampingan. Pendampingan ini dilaporkan melibatkan pihak berwenang untuk memastikan keselamatannya selama perjalanan kembali.

"Kami membantah keras adanya dugaan intimidasi dan insiden penembakan yang melibatkan ketua umum kami terhadap saudari F (33) di markas kami di Kedoya pada Minggu (17/5/2026)," ujar salah satu juru bicara DPP GRIB Jaya, sebagaimana dikutip dari INFOTREN.ID.

Pernyataan lain dari organisasi tersebut juga menggarisbawahi bahwa penerimaan terhadap F sangat baik, "Kami tegaskan bahwa kedatangan F ke kantor pusat GRIB Jaya justru disambut dengan baik dan kepulangannya dari Depok turut didampingi oleh pihak berwenang," demikian ditegaskan oleh perwakilan DPP GRIB Jaya, dikutip dari INFOTREN.ID.

Dilansir dari INFOTREN.ID, organisasi tersebut berupaya meluruskan narasi yang berkembang dengan memberikan klarifikasi resmi mengenai kronologi kedatangan dan kepulangan saudari F dari lokasi tersebut.