PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui lembaga perwakilannya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyuarakan harapan besar terkait masa depan kompetisi tahunan Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB PB). Fokus utama saat ini adalah bagaimana meningkatkan cakupan peserta dalam ajang tersebut.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, secara eksplisit menyampaikan aspirasi ini sebagai langkah penting yang harus segera diakomodasi. Dorongan ini muncul seiring dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi moral dan kebangsaan para pelajar.
"Harapan signifikan terkait penyelenggaraan Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB PB) di masa mendatang adalah peningkatan jumlah institusi pendidikan yang berpartisipasi dalam kompetisi tahunan tersebut," ujar Deni Wicaksono.
Peningkatan jumlah institusi pendidikan yang mengikuti LKBB PB menjadi kunci utama dalam strategi penguatan karakter bangsa. Ini dilihat sebagai metode yang paling tepat sasaran untuk menyebarkan nilai-nilai luhur kebangsaan.
Tujuan fundamental dari perluasan kuota peserta ini adalah untuk memastikan bahwa pendidikan karakter bangsa dapat diterima oleh lebih banyak generasi muda di Jawa Timur. Kompetisi ini dianggap sebagai wadah edukasi yang efektif.
Ekspansi peserta LKBB PB ini dinilai sebagai strategi yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai fundamental kebangsaan secara sistematis. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul di Jawa Timur.
Deni Wicaksono menekankan bahwa LKBB bukan sekadar perlombaan fisik, melainkan sarana pembelajaran disiplin, kerja sama tim, dan kecintaan terhadap negara. Oleh karena itu, semakin banyak sekolah yang terlibat, semakin kuat pula pondasi karakter kebangsaan mereka.
"Peningkatan kuantitas peserta dinilai sebagai strategi efektif dalam menyebarkan nilai-nilai fundamental kebangsaan," kata Deni Wicaksono.
Dilansir dari INFOTREN.ID, desakan ini menunjukkan komitmen nyata DPRD Jatim dalam mendukung program prioritas Pemprov terkait pembentukan generasi muda yang berintegritas dan nasionalis. Evaluasi partisipasi tahun sebelumnya menjadi landasan kuat untuk mendorong perluasan ajang ini.