PORTALBERITA.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menunjukkan langkah progresif dalam penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran ini. Sistem pelayanan publik berbasis digital yang diterapkan telah mendapatkan sambutan positif yang luas dari kalangan orang tua murid.
Hal ini terlihat dari stabilitas dan kemudahan akses yang dirasakan masyarakat saat menggunakan situs resmi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) milik Pemkot Tangsel. Transparansi menjadi fokus utama dalam implementasi sistem elektronik ini.
Tujuan mendasar dari penerapan digitalisasi layanan publik ini adalah untuk memastikan proses seleksi berjalan adil dan terbuka bagi semua calon siswa. Selain itu, sistem ini dirancang secara spesifik untuk memberantas praktik-praktik tidak terpuji yang selama ini dikenal sebagai 'titip-menitip' bangku sekolah.
Respons positif yang diterima oleh pemerintah daerah ini menjadi indikator penting mengenai kemajuan infrastruktur digital di wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa investasi dalam teknologi telah membuahkan hasil nyata dalam pelayanan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyoroti keberhasilan ini sebagai bukti nyata kematangan digitalisasi layanan publik di Tangsel.
Dikutip dari Infotren.id, Asep Nurdin menyampaikan bahwa respons positif dari masyarakat merupakan validasi terhadap upaya serius pemerintah dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan yang lebih baik.
"Respons positif masyarakat menjadi bukti nyata kematangan digitalisasi layanan publik di Tangsel," ujar TB Asep Nurdin.
Dengan sistem yang terdigitalisasi, setiap tahapan dalam proses pendaftaran kini tercatat secara otomatis dan dapat diakses oleh publik, sehingga meminimalkan ruang bagi intervensi pihak ketiga.
Komitmen Pemkot Tangsel dalam menjaga integritas proses PPDB melalui platform SPMB ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa transparansi adalah kunci utama dalam mewujudkan pendidikan yang merata.