PORTALBERITA.CO.ID - Perusahaan Danantara saat ini tengah serius melakukan kajian mendalam mengenai potensi penerbitan instrumen utang jangka panjang di pasar modal internasional. Langkah strategis ini dipandang sebagai upaya untuk memperkuat posisi pendanaan perusahaan di kancah global.
Rencana ambisius yang sedang dijajaki tersebut secara spesifik mencakup penerbitan obligasi global atau global bond dengan tenor yang sangat panjang. Hal ini menunjukkan orientasi perusahaan pada pendanaan yang stabil untuk jangka waktu yang signifikan.
Bahkan, perusahaan secara spesifik mempertimbangkan tenor obligasi yang bisa mencapai batas waktu 30 tahun. Keputusan ini mencerminkan keseriusan Danantara dalam memenuhi permintaan pendanaan jangka panjang dari pasar internasional.
"Perusahaan Danantara saat ini tengah melakukan kajian mendalam terkait potensi penerbitan instrumen utang jangka panjang di pasar modal internasional," ujar perwakilan perusahaan. Kajian ini menjadi fondasi utama dalam menentukan langkah pendanaan global selanjutnya.
Langkah ini merupakan bagian integral dari strategi pendanaan jangka panjang perusahaan di kancah global. Dengan tenor yang panjang, Danantara berharap dapat mengamankan modal dengan profil risiko yang lebih terkelola.
Fokus pada penerbitan global bond menunjukkan bahwa Danantara berupaya menarik investor internasional yang mencari instrumen dengan durasi tenor yang lebih panjang. Hal ini sejalan dengan peningkatan permintaan di segmen tersebut.
"Bahkan, perusahaan mempertimbangkan tenor obligasi yang bisa mencapai batas waktu 30 tahun," tambah sumber tersebut. Pertimbangan tenor 30 tahun ini merupakan respons langsung terhadap sinyal pasar bahwa ada kebutuhan besar untuk instrumen utang super panjang.
Dilansir dari INFOTREN.ID, kajian ini diharapkan dapat memberikan landasan kuat sebelum perusahaan mengambil keputusan final terkait waktu dan struktur penerbitan obligasi tersebut. Ini merupakan langkah proaktif dalam manajemen modal perusahaan.