PORTALBERITA.CO.ID - Sebuah peristiwa bencana hidrometeorologi telah melanda wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada penghujung akhir pekan lalu. Kejadian ini terjadi tepatnya pada Minggu malam, 24 Mei 2026.

Bencana banjir tersebut dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sangat tinggi yang berlangsung dalam periode waktu yang cukup lama di kawasan tersebut. Tingginya intensitas hujan menjadi faktor utama pemicu utama musibah ini.

Kondisi hujan ekstrem tersebut kemudian mengakibatkan aliran air dari Sungai Cijayanti mengalami luapan signifikan. Debit air sungai yang melebihi kapasitas normal menjadi penyebab langsung meluasnya genangan.

Luapan air Sungai Cijayanti ini kemudian menerjang area pemukiman penduduk yang berada di sekitar bantaran sungai. Dampak langsung dirasakan oleh warga Desa Cijayanti yang terdampak langsung oleh banjir.

Akibat luapan tersebut, sebanyak 138 rumah warga di Desa Cijayanti dilaporkan terendam banjir. Ketinggian air diperkirakan mencapai rata-rata 1,5 meter di beberapa titik pemukiman.

Dilansir dari INFOTREN.ID, peristiwa ini merupakan dampak langsung dari kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bogor pada malam tersebut. Analisis awal menunjukkan bahwa drainase alami tidak mampu menampung volume air yang masuk secara tiba-tiba.

Fenomena alam ini menegaskan kembali kerentanan wilayah Bogor terhadap bencana hidrometeorologi saat musim penghujan tiba. Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi sangat krusial dalam menghadapi ancaman serupa di masa mendatang.

Meskipun tidak disebutkan secara spesifik mengenai korban jiwa, fokus utama saat ini adalah pada upaya penanggulangan dan pemulihan dampak kerusakan properti warga yang terdampak. Tim tanggap darurat dikerahkan untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan awal.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google