PORTALBERITA.CO.ID - Sorotan serius kini tertuju pada Provinsi Aceh terkait capaian program imunisasi nasional. Data terkini menunjukkan bahwa ada sekitar 281 ribu anak di wilayah tersebut yang tercatat belum pernah menerima satu dosis imunisasi pun.

Kondisi ini secara spesifik dikenal dalam istilah kesehatan sebagai kategori zero dose. Angka ini mencakup periode waktu yang cukup panjang, yakni dari tahun 2021 hingga periode proyeksi tahun 2025 mendatang.

Permasalahan ini menimbulkan perhatian besar dari pemerintah daerah setempat. Pasalnya, tanpa imunisasi dasar, kesehatan masyarakat Aceh dalam jangka panjang berpotensi menghadapi ancaman serius dari penyakit yang seharusnya dapat dicegah.

Data yang berhasil dihimpun dan dirilis menunjukkan bahwa posisi Aceh cukup mengkhawatirkan di tingkat nasional. Aceh menempati urutan ketiga terbawah secara nasional dalam hal capaian imunisasi bayi yang lengkap.

Tantangan ini tidak hanya dialami oleh Aceh saja, melainkan juga menjadi isu kesehatan publik berskala global. Indonesia secara keseluruhan juga menghadapi beban yang signifikan terkait rendahnya cakupan imunisasi dasar.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan Indonesia pada posisi keenam di dunia terkait tingginya jumlah anak zero dose. Angka absolutnya cukup mencengangkan, yakni mencapai 2,3 juta anak belum tersentuh vaksinasi.

"Sebanyak 281 ribu anak di Provinsi Aceh tercatat belum pernah menerima imunisasi sama sekali atau dikenal sebagai kategori zero dose sepanjang periode 2021 hingga 2025," demikian disampaikan dalam informasi yang dirilis.

Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak pada kesehatan masyarakat jangka panjang," bunyi pernyataan tersebut lebih lanjut.

Dilansir dari INFOTREN.ID, data yang dirilis juga menegaskan bahwa Aceh berada di posisi tiga terbawah secara nasional terkait capaian imunisasi bayi lengkap pada tahun 2025.