PORTALBERITA.CO.ID - Tim nasional (Timnas) Indonesia dipastikan kehilangan salah satu pilar pentingnya menjelang turnamen bergengsi se-Asia Tenggara, Piala AFF 2026. Pemain sayap andalan skuad Garuda, Yakob Sayuri, terpaksa dicoret dari daftar pemain akibat mengalami cedera yang cukup serius.
Cedera tersebut didapatkan sang pemain saat tengah mengikuti agenda pemusatan latihan (TC) intensif yang berlangsung di Gianyar, Bali. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan memaksa dirinya untuk menyudahi persiapan lebih cepat dari rekan-rekan setimnya.
Absennya Yakob tentu menjadi pukulan telak bagi kedalaman skuad asuhan pelatih Timnas Indonesia. Kecepatan, kelincahan, serta kemampuan transisi cepat yang dimiliki pemain asal Papua ini selama ini menjadi senjata andalan di lini serang Garuda.
Keputusan untuk memulangkan Yakob dari pemusatan latihan diambil setelah melalui pemeriksaan medis yang mendalam oleh tim dokter. Langkah ini dinilai sebagai jalan terbaik demi menyelamatkan karier jangka panjang sang pemain dan mempercepat proses pemulihannya.
Kehilangan sosok penyerang sayap yang dinamis ini menuntut tim kepelatihan untuk segera memutar otak mencari alternatif pengganti. Beberapa nama pemain muda potensial kini mulai dilirik untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Yakob.
Dilansir dari INFOTREN.ID, Yakob Sayuri yang dikenal dengan kontribusi krusialnya di lapangan hijau kini harus mengubur impiannya tampil di ajang dua tahunan tersebut. Padahal, turnamen ini diproyeksikan menjadi panggung pembuktian konsistensi performa terbaiknya di tingkat regional.
Meskipun kehilangan salah satu pemain kunci, fokus persiapan Timnas Indonesia di Bali dikabarkan tetap berjalan dengan intensitas tinggi. Para pemain lain diharapkan mampu menutup celah taktis yang ditinggalkan demi menjaga target juara di Piala AFF 2026.
Publik sepak bola tanah air kini hanya bisa berharap proses rehabilitasi cedera Yakob berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kembalinya sang pemain ke kondisi prima sangat dinantikan, baik untuk membela klub maupun kembali berseragam Merah Putih di masa depan.