PORTALBERITA.CO.ID - Dikutip dari INFOTREN.ID, sektor logistik dan e-commerce di Korea Selatan kini tengah menjadi sorotan publik secara mendalam. Hal ini terjadi setelah munculnya insiden yang menyoroti risiko serius dari praktik kerja berlebihan di industri pengiriman barang tersebut.

Peristiwa memprihatinkan ini menimpa seorang pekerja muda berusia 27 tahun bernama Jang Deok-jun. Almarhum diketahui mengembuskan napas terakhirnya secara mendadak di tengah tingginya beban aktivitas pekerjaan logistik yang dijalaninya.

Berdasarkan pemeriksaan medis, kematian mendadak pekerja muda tersebut dipicu oleh serangan jantung yang fatal. Kondisi kesehatan almarhum memburuk secara signifikan akibat akumulasi kelelahan kerja yang amat ekstrem.

Kasus wafatnya Jang Deok-jun memicu analisis mendalam mengenai dinamika pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce di negeri ginseng. Tingginya permintaan pengiriman cepat dinilai belum diimbangi dengan perlindungan keselamatan serta kesejahteraan yang memadai bagi para pekerja di lapangan.

"Sistem logistik yang menuntut efisiensi tinggi tanpa membatasi jam kerja secara ketat berpotensi memicu tekanan fisik yang berbahaya bagi tubuh," kata seorang pengamat ketenagakerjaan dalam analisis situasi tersebut.

Beban kerja berlebih yang dialami oleh para pengirim barang kini dinilai sebagai isu sistemik dalam manajemen rantai pasok modern. Tragedi ini memperlihatkan betapa rentannya posisi pekerja operasional dalam ekosistem bisnis digital yang bergerak serba cepat.

Gelombang keprihatinan dari masyarakat Korea Selatan kini terus meluas hingga mendorong perhatian berbagai pihak. Publik mendesak hadirnya evaluasi regulasi agar insiden serupa tidak kembali terulang pada para pekerja logistik lainnya.

Para pakar menekankan pentingnya penetapan batas jam kerja maksimal serta penambahan tenaga kerja secara proporsional. Langkah perbaikan sistemik ini dianggap sangat mutlak demi menjamin keselamatan jiwa para kurir e-commerce di masa depan.

Follow portalberita.co.id
Follow on Google