KOTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melantik 26 pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Kepala Sekolah, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang berlangsung di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin (22/12/2025).

Ia mengatakan bahwa hal ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan publik, khususnya di bidang pendidikan dan tata kelola pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, dilantik 6 Kepala SD Negeri dan 3 Kepala SMP Negeri. Dedie Rachim menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan, penugasan, pemindahan, dan pemberhentian guru sebagai kepala sekolah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

“Kepada para kepala sekolah yang dilantik, jadilah pemimpin pembelajaran yang berintegritas, bangun budaya sekolah yang aman dan inklusif, serta terus tingkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian angka semata, tetapi dari pembentukan karakter dan kompetensi peserta didik.

Selain kepala sekolah, pelantikan juga dilakukan terhadap 15 pejabat fungsional dari berbagai jabatan sebagai bagian dari penguatan profesionalisme aparatur sipil negara.

“Selanjutnya, pelantikan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari penguatan profesionalisme aparatur. Saya berharap penguatan jabatan fungsional ini membuat layanan publik semakin cepat, tepat, berbasis data, dan makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Dedie Rachim. 

Sementara itu, ia menjelaskan bahwa pelantikan 2 JPT Pratama yaitu Sri Nowo Retno sebagai Direktur Utama RSUD Kota Bogor dan Adi Novan sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, disebut sebagai bagian dari manajemen talenta dan penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Terakhir, pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama merupakan bagian dari manajemen talenta dan penyegaran organisasi. Ini menegaskan bahwa proses hari ini berjalan akuntabel, objektif, dan sesuai ketentuan,” tegasnya.