BOGOR – Menyongsong rencana pemekaran wilayah, Kecamatan Dramaga menegaskan peran strategisnya sebagai pintu gerbang utama menuju calon Kabupaten Bogor Barat Barat. Kesiapan ini ditunjukkan melalui semangat gotong royong masyarakat yang tinggi serta rencana pembangunan infrastruktur penting di tingkat kecamatan.
Camat Dramaga, Atep S. Sumaryo, menyatakan bahwa wilayah yang dipimpinnya siap menjadi garda terdepan dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di kawasan baru tersebut.
“Dramaga adalah pintu gerbang Bogor Barat,” ujar Atep. “Kami optimistis wilayah ini akan lebih maju dan berkembang seiring dengan transformasinya menjadi simpul penting dalam peta pemekaran,” tambahnya.
Optimisme tersebut didukung oleh tingginya kesiapan sosial masyarakat. Belum lama ini, masyarakat Dramaga berhasil menggalang dana solidaritas kemanusiaan sebesar Rp123 juta untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.
Aksi solidaritas ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari institusi pendidikan dasar, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), hingga seluruh kepala desa se-Kecamatan Dramaga.
“Ini adalah bentuk solidaritas nyata dari masyarakat Dramaga. Seluruh donasi ini akan kami serahkan kepada PMI Kabupaten Bogor agar dapat segera disalurkan ke daerah terdampak,” jelas Atep dalam keterangannya.
Menurut Atep, semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini mencerminkan kesiapan mental masyarakat Dramaga dalam menyambut perubahan besar yang akan datang.
Penguatan Infrastruktur Keagamaan
Selain kesiapan sosial, Dramaga juga fokus pada penguatan infrastruktur keagamaan. Atep mengungkapkan rencana pembangunan Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan.


